![]() |
| Kiri-kanan:Indraningsih,Zee Gadies,Misi Giardi,Anik Suwarni,Rossy Eka,Muji Wothy,Derry/Daeri,Sofyala Comel |
Keceriaan selalu mewarnai hari - harinya begitulah sekilas tangkapan setiap mata yang memandang. Dibalik kecerian dan senyuman yang khas tersimpan begitu banyak kerinduan terhadap keluarga yang berada diseberang. Keluargalah penyemangat, serta motivasi terkuat bagi sahabat kita ini. Dialah sekelompok BMI yang tergabung dalam tim E-SDMI DAY (Entrepreneur- Sumber Daya Migran Indonesia). Semangatnya dalam belajar ditunjukan dengan keberhasilan menjadi pemenang dalam lomba gagasan kreatif tentang SDMI day. Menantang sekaligus menegangkan begitulah pesaaan dari masing-masing peserta.
Sebelumnya saya akan memperkenalkan satu persatu para sahabat yang tergabung dalam tim SDMI. Walau dari kami ber-8 terdapat bermacam perbedaan namun antara satu dengan yang lainnya bisa saling melengkapi kekurangan serta kelemahan yang ada dalam diri kami. Semangat kebersamaan, menjadi poin penting dalam kebersamaan kami ber-8.
Membuka perkenalan kita kali ini saya akan mengenalkan sahabat yang satu ini, dialah mbak Indra Ningsih. Mbak Indra, ini merupakan orang yang kita tuakan dalam tim SDMI karena dialah orang yang paling tua diantara kami. Tua yang saya maksud bukan berarti rambutnya sudah putih lho ya...hehehehe. Melainkan sikapnya yang tegas juga disertai rasa persaudaraan yang tinggi, walaupun dari segi umur bisa dibilang diatas kami, mbak yang satu ini akan dengan senang hati menerima semua kritik dan saran yang sifatnya membangun untuk kebaikan bersama. Mbak Indra yang bekerja di keluarga Mr. Jacky Wu dan Ms. Pak Ka Ying Caroline. Bekerja di Hongkong sudah 6 tahun dengan job menjaga, merawat dan mengasuh bayi. Sebuah prestasi yang membanggakan tentunya mbak Indra berhasil mendapat juara ke 2 dalam kategori bisnis model Canvas atau canvas bisnis dalam program entrepreneurship yang bertajuk mandiri sahabatku. Program mandiri sahabatku disponsori sepenuhnya oleh bank Mandiri dan bekerjasama dengan UCEC (Universitas Ciputra Entrepreneur Centre).
Berikutnya kami memanggilnya dengan sebutan teteh, gaya dan logat bahasanya sangat berbeda dengan yang lainnya dialah teh Daeri Carlim/Derry. Teh Derry ini dilihat secara sepintas pembawaannya yang kalem dan lemah lembut juga ringan tangan suka membantu pada mereka yang membutuhkan bantuan. Ibu dari seorang anak yang bernama Sallsa ini bekerja di Hongkong sudah hampir 6 tahun. Motifasi terbesarnya bekerja di Hongkong karena ingin membantu perekonomian keluarga dan ingin melihat anaknya bisa bersekolah dan mendapatkan pendidikan yang layak. Teh Derry, dalam pelatihan entrepreneur mandiri sahabatku juga sempat mendapat kejutan yang mungkin tidak akan pernah dilupakan yaitu bank mandiri membawa anak serta bapak ke Hongkong guna untuk dipertemukan. Selama hampir 6 tahun antara ibu dan anak tidak bertemu sungguh suatu peristiwa yang mengharukan.
Selanjutnya adalah, kami biasa memanggil dengan sebutan Muji sesuai dengan nama yang dipakai dalam akun facebook. Muji berasal dari luar pulau jawa lebih tepatnya dia berasal dari Palembang. Sikapnya yang ramah, dan memiliki postur tubuh yang paling gede diantara kami. Dalam pembelajaran entrepreneurship dia sebagai salah satu admin di kelompok kelas mentor. Kelas mentor yang diasuh langsung oleh Bp Agung B. Waluyo. Kelas ini dibentuk dengan tujuan untuk memperdalam kecakapan kita dalam berentrepreneur. Muji juga menjadi salah satu Astor di program PER angkatan ke 2. Sifatnya yang suka menolong, menjadikan dia rela untuk membantu membimbing teman-teman lainnya yang kesulitan dalam mengikuti pelajaran tersebut.
Untuk sahabat kita yang selanjutnya adalah Anik Bjn suwarni. Mbak Anik pernah menjadi ketua kelas di dalam kelas yang pernah kita ikuti. Lebih tepatnya ketika kami mengikuti kelas PER (Pengantar Entrepreneur Ritel) dikelas A. Sepintas kalau kita lihat teman kita yang satu ini terkesan lebih pendiam dibandingkan teman-teman yang lainnya. Dan motto hidupnya adalah jika diam akan membuat keadaan lebih baik, maka dia akan memilih untuk diam. Hehhheh.....Peace-peace mbak Anik...^_^ Biarpun terkesan sebagai seorang pendiam, mbak Anik orangnya sangat bisa diajak untuk bekerjasama. Bekerja di Hongkong pada keluarga Mr. Chan Tony Ho. Tentunya bukan menjadi keinginan kita bekerja ke luar negri jauh dari keluarga apalagi dengan menyandang predikat TKI. Namun mulai saat ini bertekat untuk menjadi SDMI (Sumber Daya Migran Indonesia) yang bukan hanya sekedar pahlawan devisa, melainkan juga sebagai pahlawan bagi keluarga dan orang otang-orang yang kita kasihi.
Anggota kelompok kita selanjutnya adalah Sofyala Comel. Sahabat kita yang satu ini berasal dari Jawa Tengah, dia juga mempunyai ciri-ciri yang sangat unik. Diam-diam menghanyutkan, bekerja di Hongkong hampir kurang lebih selama 6 tahun dan dalam waktu dekat, 3 minggu dari sekarang dia akan memutuskan untuk kembali ketanah air dan ingin belajar menerapkan ilmu entrepreneur yang kita pelajari selama di Hongkong. Tekadnya semakin bulat ketika kami lulus dalam pelajaran melalui online yang diselenggarakan oleh UCEO. Dia ingin sekali secepatnya untuk bisa kembali kekampung halaman dengan tekat dan semangat perjuangan 45. Sebelumnya kita kasih selamat ya...karena setelah kembali ke tanah air Soffy begitu kita sapa, siap akan mengakhiri masa lajangnya. Dan akan meneruskan perjuangan berentrepreneur dengan sang pujaan hati. Sekali lagi selamat menempuh hidup baru ya...cayauuu...
Berikutnya adalah Zee Gadis Ceria, ya begitulah nama akun di media facebooknya. Zee merupakan salah satu pembelajar yang tangguh, Dia rela menghabiskan waktu malamnya untuk belajar Bahkan tidak jarang menghabiskan waktu untuk belajar sampai dini hari. Waktu menunjukkan sudah pukul 04.00 dini hari dia masih bersemangat untuk belajar mengerjakan semua tugas-tugas, bahkan sering juga ketiduran diatas komputer karena sangat cepeknya. Dan tidak heran kalau Zee mendapat prestasi yang bisa dibanggakan yaitu memperoleh piagam penghargaan sebagai peserta dengan prestasi akademik terbaik pertama dari kelas C yang diasuh dan dibimbing oleh Bp Nur Agustinus dari UCEO.Pernah juga memenangkan kompetisi menulis yang diadakan oleh UCEC.
Sahabat kita yang satu ini adalah Misi Giardi. Dari Magetan jawa Timur dia berasal, dan bekerja di Hongkong kurang lebih 6 tahun. Dia juga menjadi ketua kelas dalam pembelajaran jarak jauh melalui online dari kelas C dan juga mendapatkan penghargaan sebagai peserta dengan prestasi akademik terbaik ke 2 dari pembelajaran jarak jauh ini. Di dalam pelatihan entrepreneurship Mandiri Sahabatku kelas Lanjutan batch 1 dia juga mendapat juara 2 kategori Inovasi Promosi, jadi serba 2 dech...asal bukan suaminya ntar yang dua ya....!!! hehehe
Sahabat kita yang satu ini sangat hebat namun tidak begitu terlihat hehehh....pada saat pertama kali bertemu dan berkenalan dengan Misi yang saya rasakan adalah kok anak ini sangat cuek banget ya, dan terkesan tidak mempedulikan orang lain. Ternyata kesan pertama saya berlahan mulai luntur setelah kita dipertemukan dalam sebuah kelas entrepreneur. Ternyata ada benarnya pepatah lama yang satu ini "tak kenal maka tak sayang" Setelah kita sudah terbiasa ternyata anaknya juga sangat menyenangkan. Sedikit pendiam, namun juga suka humor... hehehhe Jiwa sosialnya yang tinggi membuat hatinya tergerak untuk membantu dan menolong temannya yang merasa kesulitan dalam mengikuti kelas entrepreneur online bersama Universitas ciputra.
Dan yang terakhir adalah saya sendiri, Eka Rossyta. Dari ke-7 sahabat saya diatas mereka bilang sayalah yang paling cerewet dan yang paling keras suaranya ketika berdiskusi. Heheheh...dalam mengemukaan pendapat biasanya tidak memikirkan pendapatnya benar ataupun kurang benar. Rossy sendiri adalah orang yang mudah bergaul dan cepat bisa beradaptasi (kata-kata ini bukan saya yang nulis lho ya... Sebuah kalimat yang ditulis oleh dari ke 7 sahabat saya diatas). Rossy begitu teman-teman menyebutnya, berasal dari kota tahu kediri Jawa Timur. Bekerja di Hongkong sudah hampir kurang lebih 8 tahun. Motivasi utamanya dalam bekerja adalah keluarganya, ingin melihat kehidupan keluarganya berubah menjadi lebih baik maka tidak heran kalau setelah lulus sekolah memberanikan diri untuk bekerja di Hongkong. Dalam belajar sebenarnya dia tidak terlalu pandai, namun dengan semangat dia bisa dinyatakan lulus dan mendapat prestasi terbaik ke 2 dari program pengantar entrepreneur ritel yang di ikuti selama bekarja di Hongkong.
Demikian perkenalan singkat para sahabat yang tergabung dalam tim E-SDMI. Semoga bisa bermanfaat untuk semuanya, jika ingin berkenalan lebih lanjut dengan sosok yang saya sebutkan diatas bisa langsung kirim e-mail ke esdmione@gmail.com dan bisa juga langsung add akun facebook dari masing-masing. Salam Entrepreneur...
Sebelumnya saya akan memperkenalkan satu persatu para sahabat yang tergabung dalam tim SDMI. Walau dari kami ber-8 terdapat bermacam perbedaan namun antara satu dengan yang lainnya bisa saling melengkapi kekurangan serta kelemahan yang ada dalam diri kami. Semangat kebersamaan, menjadi poin penting dalam kebersamaan kami ber-8.
Untuk sahabat kita yang selanjutnya adalah Anik Bjn suwarni. Mbak Anik pernah menjadi ketua kelas di dalam kelas yang pernah kita ikuti. Lebih tepatnya ketika kami mengikuti kelas PER (Pengantar Entrepreneur Ritel) dikelas A. Sepintas kalau kita lihat teman kita yang satu ini terkesan lebih pendiam dibandingkan teman-teman yang lainnya. Dan motto hidupnya adalah jika diam akan membuat keadaan lebih baik, maka dia akan memilih untuk diam. Hehhheh.....Peace-peace mbak Anik...^_^ Biarpun terkesan sebagai seorang pendiam, mbak Anik orangnya sangat bisa diajak untuk bekerjasama. Bekerja di Hongkong pada keluarga Mr. Chan Tony Ho. Tentunya bukan menjadi keinginan kita bekerja ke luar negri jauh dari keluarga apalagi dengan menyandang predikat TKI. Namun mulai saat ini bertekat untuk menjadi SDMI (Sumber Daya Migran Indonesia) yang bukan hanya sekedar pahlawan devisa, melainkan juga sebagai pahlawan bagi keluarga dan orang otang-orang yang kita kasihi.Anggota kelompok kita selanjutnya adalah Sofyala Comel. Sahabat kita yang satu ini berasal dari Jawa Tengah, dia juga mempunyai ciri-ciri yang sangat unik. Diam-diam menghanyutkan, bekerja di Hongkong hampir kurang lebih selama 6 tahun dan dalam waktu dekat, 3 minggu dari sekarang dia akan memutuskan untuk kembali ketanah air dan ingin belajar menerapkan ilmu entrepreneur yang kita pelajari selama di Hongkong. Tekadnya semakin bulat ketika kami lulus dalam pelajaran melalui online yang diselenggarakan oleh UCEO. Dia ingin sekali secepatnya untuk bisa kembali kekampung halaman dengan tekat dan semangat perjuangan 45. Sebelumnya kita kasih selamat ya...karena setelah kembali ke tanah air Soffy begitu kita sapa, siap akan mengakhiri masa lajangnya. Dan akan meneruskan perjuangan berentrepreneur dengan sang pujaan hati. Sekali lagi selamat menempuh hidup baru ya...cayauuu...
Sahabat kita yang satu ini adalah Misi Giardi. Dari Magetan jawa Timur dia berasal, dan bekerja di Hongkong kurang lebih 6 tahun. Dia juga menjadi ketua kelas dalam pembelajaran jarak jauh melalui online dari kelas C dan juga mendapatkan penghargaan sebagai peserta dengan prestasi akademik terbaik ke 2 dari pembelajaran jarak jauh ini. Di dalam pelatihan entrepreneurship Mandiri Sahabatku kelas Lanjutan batch 1 dia juga mendapat juara 2 kategori Inovasi Promosi, jadi serba 2 dech...asal bukan suaminya ntar yang dua ya....!!! heheheSahabat kita yang satu ini sangat hebat namun tidak begitu terlihat hehehh....pada saat pertama kali bertemu dan berkenalan dengan Misi yang saya rasakan adalah kok anak ini sangat cuek banget ya, dan terkesan tidak mempedulikan orang lain. Ternyata kesan pertama saya berlahan mulai luntur setelah kita dipertemukan dalam sebuah kelas entrepreneur. Ternyata ada benarnya pepatah lama yang satu ini "tak kenal maka tak sayang" Setelah kita sudah terbiasa ternyata anaknya juga sangat menyenangkan. Sedikit pendiam, namun juga suka humor... hehehhe Jiwa sosialnya yang tinggi membuat hatinya tergerak untuk membantu dan menolong temannya yang merasa kesulitan dalam mengikuti kelas entrepreneur online bersama Universitas ciputra.
Dan yang terakhir adalah saya sendiri, Eka Rossyta. Dari ke-7 sahabat saya diatas mereka bilang sayalah yang paling cerewet dan yang paling keras suaranya ketika berdiskusi. Heheheh...dalam mengemukaan pendapat biasanya tidak memikirkan pendapatnya benar ataupun kurang benar. Rossy sendiri adalah orang yang mudah bergaul dan cepat bisa beradaptasi (kata-kata ini bukan saya yang nulis lho ya... Sebuah kalimat yang ditulis oleh dari ke 7 sahabat saya diatas). Rossy begitu teman-teman menyebutnya, berasal dari kota tahu kediri Jawa Timur. Bekerja di Hongkong sudah hampir kurang lebih 8 tahun. Motivasi utamanya dalam bekerja adalah keluarganya, ingin melihat kehidupan keluarganya berubah menjadi lebih baik maka tidak heran kalau setelah lulus sekolah memberanikan diri untuk bekerja di Hongkong. Dalam belajar sebenarnya dia tidak terlalu pandai, namun dengan semangat dia bisa dinyatakan lulus dan mendapat prestasi terbaik ke 2 dari program pengantar entrepreneur ritel yang di ikuti selama bekarja di Hongkong.
Demikian perkenalan singkat para sahabat yang tergabung dalam tim E-SDMI. Semoga bisa bermanfaat untuk semuanya, jika ingin berkenalan lebih lanjut dengan sosok yang saya sebutkan diatas bisa langsung kirim e-mail ke esdmione@gmail.com dan bisa juga langsung add akun facebook dari masing-masing. Salam Entrepreneur...



